membuka pintu dan jendela, membiarkan cahaya Illahi menyeruak masuki rongga hingga penuh seluruh.
---
ah, ternyata ada kiriman senyum penuh warna pelangi menelusup kisikisi hati. engkaukah yang membungkusnya dengan doa?
Friday, April 15, 2011
Tentang Pagi
Diposting oleh andiana di 4/15/2011 10:52:00 AM 1 komentar
Label: puisi pendek
Wednesday, March 23, 2011
Berlatih Anagram
Aku mengetahui sedikit tentang anagram dari novel "The Da Vinci Code" dan saat itu tak begitu peduli. Kemudia tweet dari Rendra Jakadilaga mengusikku dengan anagram nama teman-temannya.
Tadi pagi, ANAGRAM itu kembali mengganggu pikiranku karena tweetnya mas Nanang Suryadi. Akhirnya kucoba kirim tweet anagram sambil berlatih kepekaan. #halah
ini contohnya:
1.jika memang DOSA ketika mencintaimu,biarlah SODA rindu mengaliri darah menggenapi. #anagrams -> yang ini di-retweet
2.Semakin KUAT kau menolak banyangmu, rinduku berubah AKUT dan tak dapat sembuh. #anagrams + seperti candu TUAK, oleh moderator.
3.bermimpi tentangmu adalah SURGA terindah, meski dalam nyata GUSAR penuhi rongga jiwa #anagrams
4.jangan pernah MALAS untuk menanti pelangi di ujung senja, kelak SALAM termanis menyapa di bibir cakrawala #anagramsBaiklah, aku akan mencoba lagi... Semangka!!! ^_^
Diposting oleh andiana di 3/23/2011 01:11:00 PM 3 komentar
Label: anagrams, puisi pendek
Monday, March 21, 2011
Jejak Hari Ini
terasa basah dan perih.
duhai kesenyapan yang niscaya,
tikam aku dengan seluruh agar tak ada lagi aku.
Diposting oleh andiana di 3/21/2011 08:44:00 PM 0 komentar
Label: #gimmefive, puisi pendek
Wednesday, March 16, 2011
Satu Syair
Mungkin aku dapat menyesap senyum pelangimu
yang tertinggal pada gulungan awan.
(ditulis di twitter tanggal 4 Maret 2011)
Diposting oleh andiana di 3/16/2011 03:47:00 PM 0 komentar
Label: puisi pendek
