Showing posts with label Silent. Show all posts
Showing posts with label Silent. Show all posts

Thursday, June 05, 2008

Gumam Rindu

Ah, ternyata tak kuasa menahan gempita dunia
Menjerat lihai dengan kerlingan manja menggoda
Membujuk rayu segenap rasa yang menggantung meragu
Semakin dalam... Semakin tak terlihat... Semakin menjauh

Jikalau memang nafsu lebih pintar dari akal, inilah jawabnya
Seperti ketika Baginda Rasul menghargai bangkai lebih mahal dari dunia
Seperti sufi yang menyerahkan jawab bagi orang-orang terlena
Selamat tinggal Firdaus, selamat datang Jahannam...

Sebelum pintu cintaNya tertutup, paksakan kakimu melangkah mendekat padaNya
Teguhkan hasratmu, paksakan untuk mengais dan mengemis
Lupakanlah sudah tali-tali gemerlap yang mencekikmu...
Mari bersamaku, menjemput keabadian bersama Sang Kekasih....

Wednesday, June 04, 2008

Lembaran Baru

Ketika aku melepaskan diri dari kepungan air ketuban, aku mulai lembaran baru
Ketika aku beranjak besar dan memiliki masalah, aku mulai lembaran baru
Ketika aku berhenti menangis dan mentertawakan kekonyolan, aku mulai lembaran baru
Ketika aku tak peduli dengan sumpah serapahmu, aku mulai lembaran baru
Ketika aku menemukan seseorang yang ingin mengenalku, aku mulai lembaran baru
Ketika aku memiliki keturunanku sendiri, aku mulai lembaran baru
Ketika aku merasa mencintai orang lain, aku mulai lembaran baru

Ketika aku bangun tidur di setiap Subuh, aku mulai lembaran baru
Ketika aku tidur malam usai Isya, aku menutup lembaran lama...

Setiap tarikan nafasku... Aku selalu memulai yang baru...

Thursday, May 22, 2008

Ketika Langit Mendung

Bukan... Bukan hujan yang akan turun, cinta
Itu hanya fenomena alam biasa
Usah kau risaukan keadaan langit di atasmu

Kau hanya perlu pikirkan tanah di bawahmu
Tanah yang tidak begitu luas namun menyimpan banyak duka
Tak seperti langit luas yang siap menimpamu kapanpun
Tanah tak akan menelanmu begitu saja

Jika kau lihat langit mendung...
Tersenyumlah!

Monday, February 25, 2008

Kenapa ya?

Sakit kepala ini gak mau ilang2... Dokter bilang sih sekian tahun yang lalu... Aku menderita vertigo. Entahlah apa artinya vertigo, aku tanya, "Apa bedanya dengan migren?"

Tapi aku gak peduli apa jawaban si dokter. Sebodo.

Aku selalu berusaha rileks biar beban otak gak nambah berat, tapi ya gak bisa. Namanya orang hidup, pasti ada masalah yang kudu dipikirin. Untungnya, ada Umar yang selalu bisa membaut aku tertawa hingga lupa sejenak apapun masalahku.

Aku malah pernah mikir, jangan2 aku kena kanker otak! *pingsan deh!* Soalnya, rambutku rontoknya makin parah dan nafsu makan semakin hilang...

Banyak yang bilang, asupan gizi buat otakku dimaksimalkan. Konsumsi madu. Ya, terima kasih perhatiannya. Tapi konsentrasiku adalah gizi buat Umar. Dengan kondisi keuanganku saat ini, mustahil aku bisa berbuat banyak untuk diriku.

Aku cuman mohon sama Allah, berikan yang terbaik ajah. Mau disembuhuin ya makasih. Kalo pun gak sembuh, setidaknya ijinkan aku hidup sampai semua hutang moril dan materilku lunas. Meski berat ninggalin Umar, aku yakin, Sang Pemilik Hidup akan selalu memberikan yang terbaik buat Umar.

Terbaik menurut Allah, kadang suka aku protes...
Terbaik menurutku, belum tentu menurut Allah...

Friday, February 15, 2008

Lowongan di Akhirat

Siap2 ajah bacanya rada panjaaaannnnggggg...

===

Sebuah lowongan istimewa telah dipersiapkan sebelum alam ini diciptakan. Lowongan ini terbuka bagi semua orang tanpa pengecualian, tanpa melihat pengalaman kerja, tanpa ijazah, tanpa koneksi. Lowongan ini terbuka bagi semua pengangguran maupun yang sedang bekerja dengan latar belakang apapun, baik direktur, gubernur, tukang becak, perampok, koruptor, pembunuh, pendeta, kyai, para dermawan, dll. Setiap pelamar dijamin pasti diterima di salah satu posisi yang disediakan, bahkan yang tidak melamar sekalipun pasti diterima !


LOWONGAN DISEDIAKAN UNTUK 2 POSISI :
A. Penghuni Syurga
B. Penghuni Neraka

UNTUK POSISI A DISEDIAKAN FASILITAS DAN KOMPENSASI SBB :

Sebelum kandidat diberi fasilitas final berupa Syurga yang kekal abadi, kandidat dijamin akan memperoleh training outdoor dan indoor, berupa :
1. Nikmat kubur.
2. Jaminan perlindungan di Padang Mahsyar.
3. Keselamatan meniti Sirath-al mustaqim.

Syurga memiliki berbagai kenikmatan yang tidak dapat dibandingkan dengan kenikmatan dunia. Rasulullah bersabda, “Demi Allah, dunia ini dibanding akhirat ibarat seseorang yang mencelupkan jarinya ke laut; air yang tersisa di jarinya ketika diangkat itulah nilai dunia” (HR Muslim). Nikmat yang lebih indah dari syurga adalah ‘merasakan’ ridha Allah dan kesempatan merasakan ‘wajah’ Allah, inilah puncak segala kenikmatan, inilah kenikmatan yang tak mampu dibayangkan manusia, yaitu keindahan menikmati sifat-sifat dan kalam murni Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

UNTUK POSISI B DIPASTIKAN AKAN MENIKMATI BERAGAM KESEMPATAN DIBAWAH INI

Kandidat dipastikan mendapat berbagai fasilitas Neraka berupa alam terbuka dengan fasilitas pemanas ruangan yang bertemperatur sangat luar biasa panasnya. Bahkan bila sebutir pasir neraka dijatuhkan ke muka bumi maka mengeringlah seluruh samudera di muka bumi ini dan mendidihlah kutub es yang ada di muka bumi ini. Bahkan bila seseorang dikeluarkan dari dalamnya sekejab kemudian dipindahkan ke tumpukan api unggun yang menyala-nyala di muka bumi ini maka iapun akan merasa lega.
Neraka sangat luas, jadi para pelamar posisi ini tidak perlu khawatir tidak kebagian tempat. Para pelamar posisi ini juga tak perlu khawatir segera mati kalau dibakar, karena tubuh kita akan dibuat sedemikian rupa hingga mampu memuai kalau dibakar (seperti kerupuk bila digoreng). Rasulullah saw bersabda, “Di neraka gigi seorang kafir akan (memuai) hingga sebesar gunung Uhud, dan (tebal) kulitnya membentang sejauh tiga hari perjalanan” (diriwayatkan oleh Abu Hurairah, HR Muslim). Dalam hadits lain, Rasulullah saw bersabda, “Neraka dipegang oleh tujuh puluh ribu tali, dan setiap talinya di pegang oleh tujuhpuluh ribu malaikat” M(HR Muslim). Rasulullah saw bersabda, “Allah mempunyai malaikat yang jarak antara kedua belah matanya adalah sepanjang seratus tahun perjalanan” (Abu Daud, Ibn Hanbal).

Oh, ya. Fasilitas ini juga meliputi makanan gratis yang mampu membakar isi perut, minuman yang mampu membocorkan usus serta fasilitas kolam renang gratis yang berisi nanah dan darah. Beberapa pembantu gratis juga disiapkan untuk menyayat lidah orang-orang yang suka menyakiti hati orang lain, maupun menyeterika perut orang-orang yang tidak membayar zakat.

Selain fasilitas tersebut, para kandidat akan melewati masa training yang lamanya mencapai ribuan tahun, yaitu :

1. Training indoor didalam kubur berupa siksa kubur dan ‘hidup’ dalam kesengsaraan ditemani ular dan makhluk aneh lainnya serta wajah-wajah buruk selama bertahun-tahun hingga ribuan tahun di alam barzakh tergantung kualitas amal ibadahnya dan dosa-dosa yang ia lakukan.
2. Training outdoor dilakukan di padang Mahsyar selama ribuan tahun, dalam suasana kepanikan dan huru-hara yang luar biasa. Bapak, ibu, anak dan saudara-saudara kita tak mampu menolong kita karena setiap orang sibuk dengan urusannya sendiri-sendiri. Bahkan para nabipun tidak mampu menolong, kecuali nabi Muhammad SAW yang akan menolong umatnya yang rajin bersholawat padanya.

SYARAT-SYARAT PELAMAR

- Tidak diperlukan ijazah
- Tidak diperlukan koneksi atau uang sogok.
- Tidak perlu bawa harta
- Tidak perlu berwajah cantik, ganteng, berbadan tegap atau
seksi.
Cukup membawa dokumen asli dari keimanan dan amal karya Anda sendiri.

WAKTU WAWANCARA :

Wawancara tahap 1, dilakukan 7 langkah setelah pelayat terakhir meninggalkan kuburan Anda. Sabda Rasulullah SAW: "Sesungguhnya bila jenazah seseorang diletakkan di dalam kubur,maka jenazah itu mendengar suara sandal orang-orang yang mengantarnya ke kuburan pada saat mereka meninggalkan tempat itu (hadist hasan yang diriwayatkan oleh Ahmad Hanbal). Perlu diketahui jadwal wawancara Anda ini sudah ditentukan sejak roh ditiupkan ke tubuh Anda semasa dalam kandungan ibu.

Wawancara tahap 2 : Hanya Allah lah yang tahu.


LOKASI DAN LAMA WAWANCARA

Wawancara tahap I, dilakukan di dalam kubur (alam barzakh) selama beberapa menit hingga ribuan tahun tergantung posisi yang dilamarnya.
Wawancara tahap II, dilakukan pada hari penghisaban (hari perhitungan) selama beberapa hari hingga ribuan tahun tergantung posisi yang dilamarnya. Dalam salah satu haditsnya Rasulullah pernah bersabda bahwa jarak waktu masa pengadilan antara orang-orang kaya dan orang-orang miskin adalah 500 tahun. Berbahagialah Anda yang miskin selama di dunia, yang memiliki sedikit harta untuk diminta pertanggungjawabannya (karena sebutir nasi yang Anda buang akan diminta pertanggungjawabannya).

PEWAWANCARA:

Wawancara tahap I, dilakukan oleh Malaikat Mungkar dan Nakir.
Wawancara tahap II, dilakukan langsung oleh sang Penguasa Hari Kemudian

WAWANCARA HANYA BERISI 6 PERTANYAAN :

1. Siapa Tuhanmu ?
2. Apa agamamu ?
3. Siapa nabimu?
4. Apa kitabmu?
5. Dimana kiblatmu ?
6. Siapa saudaramu?
Sungguh 6 pertanyaan yang sangat mudah, tapi sayangnya tidak bisa dihapal dari sekarang karena keimanan dan amal kitalah yang akan menjawabnya.


CARA MELAMAR:

Sekalilagi, ini benar-benar rekrutmen yang sangat istimewa, tidak perlu melamar, siapa saja dijamin diterima, bahkan untuk melamarpun Anda akan dijemput secara khusus. Dijemput oleh makhluk sekaliber malaikat yang bernama Izroil. Ia akan menjemput anda kapan dan dimana saja (bisa jadi sebentar lagi).


BENARKAH LOWONGAN INI ?

Simaklah hadits dibawah ini, sesungguhnya terlalu banyak rahasia alam ini yang tidak mampu kita ketahui, apalagi mengenai akhirat.
Rasulullah saw bersabda : “Sesungguhnya aku mampu melihat apa yang tak sanggup kalian lihat. Kudengar suara gesekan dilangit (berkriut-kriut), langit sedemikian padatnya, tak ada tempat kosong bahkan seluas empat jari sekalipun karena langit dipenuhi para malaikat yang sedang bersujud kepada Allah SWT. Demi Allah ! Sekiranya kalian mengetahui apa yang aku ketahui (tentang akhirat), niscaya kalian tidak akan pernah tertawa sedikitpun, bahkan kalian pasti akan banyak menangis (karena takut). Dan niscaya kalian tidak akan pernah bisa bersenang-senang dengan istri-istri kalian, dan niscaya kalian akan keluar berhamburan ke jalan-jalan (berteriak) untuk memohon (ampun) dan memanjatkan doa kepada Allah (meminta perlindungan dari bencana akhirat) yang akan Dia timpakan” ( HR Tirmidzi & Al-Bukhari)

Sementara jutaan Malaikat dengan penuh rasa takut dan hormat sedang bersujud kepada Allah, dan sementara Malaikat peniup Sangkakala sudah siap di depan trompetnya sejak alam ini diciptakan, sementara itu pula masih banyak diantara kita yang masih terlena dengan dunia ini. Tidak sadar ia bahwa dirinya sedang masuk dalam program penerimaan lowongan yang ada di akhirat.

MAU MELAMAR KE POSISI B ?
Mudah saja, hiduplah sesuka anda...


Sumber : NN


Kebun Hikmah

Tuesday, February 12, 2008

Doa Malaikat

Rasulullah SAW pernah berkata, bahwa setiap masuk pagi, ada dua malaikat mengajukan permohonan mereka kepada Allah SWT. Malaikat pertama berdoa:”Ya Allah berikanlah ganti bagi orang yang menginfaqkan hartanya”. Yang kedua berdoa:” Ya Allah jadikanlah semakin tidak punya orang yang pelit terhadap hartanya.” Itulah doa yang diucapkan para malaikat yang suci. Adakah doa malaikat yang tidak pernah maksiat itu ditolak Allah SWT?

====
lalu aku termasuk dalam doa malaikat yang mana ya?

Friday, January 04, 2008

Jangan Tangisi Apa yang Bukan Milikmu

eramuslim - Dalam perjalanan hidup ini seringkali kita merasa kecewa.
Kecewa sekali. Sesuatu yang luput dari genggaman, keinginan yang tidak
tercapai, kenyataan yang tidak sesuai harapan. Akhirnya angan ini lelah
berandai-andai ria. Pffhh…sungguh semua itu telah hadirkan nelangsa yang
begitu menggelora dalam jiwa.


Dan sungguh sangat beruntung andai dalam saat-saat terguncangnya jiwa
masih ada setitik cahaya dalam kalbu untuk merenungi kebenaran. Masih ada
kekuatan untuk melangkahkan kaki menuju majlis-majlis ilmu,
majelis-majelis dzikir yang akan mengantarkan pada ketentraman jiwa.


Hidup ini ibarat belantara.Tempat kita mengejar berbagai keinginan. Dan
memang manusia diciptakan mempunyai kehendak, mempunyai keinginan. Tetapi
tidak setiap yang kita inginkan bisa terbukti, tidak setiap yang kita mau
bisa tercapai. Dan tidak mudah menyadari bahwa apa yang bukan menjadi hak
kita tak perlu kita tangisi. Banyak orang yang tidak sadar bahwa hidup ini
tidak punya satu hukum: harus sukses, harus bahagia atau harus-harus yang
lain.


Betapa banyak orang yang sukses tetapi lupa bahwa sejatinya itu semua
pemberian Allah hingga membuatnya sombong dan bertindak sewenang-wenang.
Begitu juga kegagalan sering tidak dihadapi dengan benar. Padahal dimensi
tauhid dari kegagalan adalah tidak tercapainya apa yang memang bukan hak
kita. Padahal hakekat kegagalan adalah tidak terengkuhnya apa yang memang
bukan hak kita.


Apa yang memeng menjadi jatah kita di dunia, entah itu rizki, jabatan,
kedudukan pasti akan Allah sampaikan.Tetapi apa yang memang bukan milik
kita, ia tidak akan bisa kita miliki, meski ia nyaris menghampiri kita,
meski kita mati-matian mengusahakannya.


"Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu
sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab(Lauh Mahfuzh) sebelum Kami
menciptakanya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.
(Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berdukacita terhadap
apa yang luput dari kamu dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap
apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang
yang sombong lagi membanggakan diri." (QS Al-Hadid ;22-23)


Demikian juga bagi yang sedang galau terhadap jodoh.Kadang kita tak sadar
mendikte Allah tentang jodoh kita,bukannya meminta yang terbaik dalam
istikharah kita tetapi benar-benar mendikte Allah: Pokoknya harus dia Ya
Allah… harus dia, karena aku sangat mencintainya. Seakan kita jadi yang
menentukan segalanya, kita meminta dengan paksa. Dan akhirnya kalaupun
Allah memberikannya maka tak selalu itu yang terbaik. Bisa jadi Allah tak
mengulurkannya tidak dengan kelembutan, tapi melemparkannya dengan marah
karena niat kita yang terkotori.


Maka wahai jiwa yang sedang gundah, dengarkan ini dari Allah :

"…. Boleh jadi kalian membenci sesuatu,padahal ia amat baik bagi kalian.
Dan boleh jadi kalian mencintai sesuatu, padahal ia amat buruk bagi
kalian.Allah Maha mengetahui sedang kalian tidak mengetahui." (QS.
Al-Baqarah 216)


Maka setelah ini wahai jiwa, jangan kau hanyut dalam nestapa jiwa
berkepanjangan terhadap apa-apa yang luput darimu. Setelah ini harus
benar-benar dipikirkan bahwa apa-apa yang kita rasa perlu didunia ini
harus benar-benar perlu bila ada relevansinya dengan harapan kita akan
bahagia di akhirat. Karena seorang mukmin tidak hidup untuk dunia tetapi
menjadikan dunia untuk mencari hidup yang sesungguhnya: hidup di akhirat
kelak!


Maka sudahlah, jangan kau tangisi apa yang bukan milikmu!
===

yayayaya.... aku ngerasa ketonjok ama artikel ini..kok bisa ya.... *nyengir mode on*

Thursday, January 03, 2008

Karena Aku Muslimah

Kaum feminis bilang susah jadi wanita ISLAM,

Lihat saja peraturan dibawah ini :

1.. Wanita auratnya lebih susah dijaga berbanding lelaki.

2.. Wanita perlu meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah
tetapi tidak sebaliknya.

3.. Wanita saksinya kurang berbanding lelaki.

4.. Wanita menerima pusaka kurang dari lelaki.

5.. Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak.

6.. Wanita wajib taat kpd suaminya tetapi suami tak perlu taat pd
isterinya.

7.. talak terletak di tgn suami dan bukan isteri.

8.. Wanita kurang dlm beribadat karena masalah haid dan nifas yg tak
ada pada lelaki.


makanya mereka nggak capek-capeknya berpromosi untuk "MEMERDEKAKAN
WANITA ISLAM"


Pernahkah kita lihat sebaliknya (kenyataannya)??

1.Benda yg mahal harganya akan dijaga dan dibelai serta disimpan
ditempat yg teraman dan terbaik. Sudah pasti intan permata tidak akan dibiar terserak bukan? Itulah bandingannya dgn seorg wanita.

2.Wanita perlu taat kpd suami tetapi lelaki wajib taat kepada ibunya 3 kali lebih utama dari bapaknya. Bukankah ibu adalah seorang wanita?

3.Wanita menerima pusaka kurang dari lelaki tetapi harta itu menjadi
milik pribadinya dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya, manakala lelaki menerima pusaka perlu menggunakan hartanya utk isteri dan anak-anak.

4.Wanita perlu bersusah payah mengandung dan melahirkan anak, tetapi
setiap saat dia didoakan oleh segala makhluk, malaikat dan seluruh makhluk ALLAH di mukabumi ini, dan matinya jika karena melahirkan adalah syahid.

5.Di akhirat kelak, seorang lelaki akan dipertanggungjawabkan terhadap 4 wanita ini: Isterinya, ibunya, anak perempuannya dan saudara perempuannya.

6.Manakala seorang wanita pula, tanggungjawab terhadapnya ditanggung
oleh 4 org lelaki ini: Suaminya, ayahnya, anak lelakinya dan saudara
lelakinya.

7.Seorang wanita boleh memasuki pintu Syurga melalui mana mana pintu
Syurga yg disukainya cukup dgn 4 syarat saja :

- sembahyang 5 waktu,
- puasa di bulan Ramadhan,
- taat pada suaminya dan
- menjaga kehormatannya.

8.Seorg lelaki perlu pergi berjihad fisabilillah tetapi wanita jika
taat akan suaminya serta menunaikan tanggungjawabnya kepada ALLAH akan turut menerima pahala seperti pahala org pergi berperang fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata.

Masya ALLAH ... demikian sayangnya ALLAH pada wanita bukan?

"Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah, tidak ada satupun yang dapat menyesatkan, dan barang siapa yang disesatkan oleh Allah, tidak ada satupun yang dapat memberi petunjuk. Hamba bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah yang tunggal dan hamba bersaksi bahwa Rasulullah SAW adalah Utusan Allah SWT."

TODAY

Tenangnya jiwa ada dalam nikmatnya iman
bahagianya hati ada dlm ridho & cinta Allah.
Sehatnya badan ada dalam shalat & puasa kita.
Cantiknya wajah ada dalam senyum yg tulus.
keihlasan hati dalam kesucian & kebesihannya
damainya hidup ada dalam dzikrullah.
smoga kecintaan kita kpd dunia tdk melebihi kecintaan
kita kpd sang Khalik - Allah & rasulnya -amin.

====

Tak ada guna! Betapa pun banyak energi yang engkau
curahkan untuk sebuah niat atau tujuan, tetap saja itu
tak akan tergapai jika tak sesuai dengan keputusan
Tuhan. Engkau tak dapat memenangkan kehendakmu di atas
kehendak-Nya, yang telah mengatur alam yang kasat mata
dan yang tak kasat mata, serta menetapkan takdir kita
semua. Yang harus dilakukan oleh hamba yang
bersungguh-sungguh adalah memfokuskan niat, perhatian,
dan perjuangan pada Allah, yang ada di balik semua
wujud dan kejadian.


Al-Hikam, Ibn Attha'illah :
ulasan Syekh Fadhlalla Haeri

Mencari Kekasih

Gara2 psotingan kemaren sore, aku menuai badai kritik dan protes...huehehehehe...sorry all... tetapi terima kasih banyak atas perhatiannya pada diriku. Senang deh punya temen2 di dunia maya (yang padahal blom pernah ketemu!!) yang mau berbaik hati mengkritikku via YM dan sms... love u all!!!

Tetapi tentang pencarian kekasih yang benar2 mencintaiku ternyata tidaklah sulit. Hanya aku manusia bodoh (weis, ADA Band sekaleee) yang tidak sadar akan keberadaanNya! Kekasih yang setiap saat menemaniku tanpa lelah. Ada saat aku menangis, hadir saat aku tertawa, memelukku saat aku lemah...

Teh Rien, jazaakillah khairan katsiran atas kritikan dan nasehatnya. Murobbiku sih ada tetapi sekarang blio ngacir2 mulu keluar kota buat ngisi ceramah....Huhuhu...Kek anak ayam keilangan induk gini! Teruslah ingetin aku, Teh...

Buat Dyah dan mbu Azka makasih banyak ya atas sharingnya via YM kemaren... Plz dunno tell anyone... Promise me! Love u! Trus juga buat Yuka yang bersedia ditumpahin curhatan singkat kemaren malam....

Semuanya yang perhatian sama aku.. Makasih banyak yawwww... Kalau2 aku "belok" lagi, tolong tegur aku... Karena ternyata Kekasihku telah menegurku tengah malam tadi... Dan membisikkan kata2 indah melalui hatiku sehingga aku merasa semakin merinduNya...

"CintaMu dalam hatiku memenuhinya begitu" by: DEBU

Semoga memang hanya Engkau yang selalu mengisi hari-hariku...

Friday, December 28, 2007

Hati Ini Berkhianat....

Allah, seharusnya cinta ini milikMu...
Seharusnya perhatian ini hanya kepadaMu
Rindu ini tak boleh selainMu

Tapi Rabb!!!
Mengapa aku masih merindu yang lain?
Mengapa godaan mengusik jiwa rapuh ini?
Aku yang futur... Aku yang dhoif...

Cinta Sejati...
Seharusnya hanya milikMu...
Ampuni aku Rabb...

Saat hati ini terpaut pada selainMu
Rabb, cinta selainMu ini sungguh memikat.
Betapa mengerikan!

Rabb...
Bolehkah aku? Ijinkan aku? Walau sejenak?
Rasanya tidak... Lebih baik tak Kau ijinkan aku menyentuh yang lain...

Rabb...
Di hadapanMu, aku yang hina ini bersujud
Tak mengerti mengapa cinta lain hadir begitu menderas
Memaksaku untuk berpaling meski sesaat

Illahi Rabb...
Aku menangis untuk cintaMu
Terpuruk memohon ampunanMu
Untuk kelenaanku terhadap cinta yang lain

Rabb,
Terima kasih untuk selalu memaafkanku...
Terima kasih untuk kasih tak kenal lelah...
Terima kasih untuk segala yang Kauberi


Jakarta mendung, gelap seperti hatiku

Monday, December 17, 2007

Mother, How Are You Today?

Jelang Hari Ibu...

Aku masih sangat ingat... Tergambar jelas di pelupuk mata... Detik-detik terakhir kepergianmu...

Ketika semua orang sudah merelakan dirimu untuk kembali kepadaNya, hanya tinggal aku seorang bergumam dalam hati, "Ma, engkau pasti sembuh!" Meski jika melihat kenyataan saat itu, kesembuhan adalah sesuatu yang nyaris mustahil.

Penderitaanmu sudah berada di puncak. Aku masih bersikukuh untuk membuatmu kembali padaku. Tapi tidak! Tanda itu begitu jelas: kau harus pergi.

Maka saat itu pun tiba, aku merelakanmu, "Ma, kalau memang mama ingin pergi, teteh rela. Tetah gak papa kok ditinggal mama. Sekarang mama boleh pergi. " Lalu +/- 45 menit kemudian, mama pergi dengan tenang...

Aku hanya diam. Tidak mengeluarkan air mata. Karena mama yang menyuruh untuk tidak menangisinya saat dia pergi. Maka hal itulah yang kulakukan. Hati ini sakit, pikiran ini kosong, dan aku pun hanya diam...

Jika engkau masih di sini, yang ingin kulakukan hanya satu, ma:
Memelukmu dan memohon ampun padamu...

Miss u every second....

Tuesday, November 20, 2007

Renungan Tasawuf

Rahasia Zuhud Hasan al-Bashri rahimahullah:

1. Aku tahu bahwa rezekiku tidak didatangkan oleh orang lain, maka aku mencarinya seorang diri.
2. Aku tahu bahwa pekerjaanku tidak ditunaikan orang lain, maka aku mengerjakannya seorang diri.
3. Aku tahu bahwa Allah mengawasi diriku, maka aku malu jika Dia melihatku berbuat maksiat.
4. Aku tahu bahwa kematian senantiasa menungguku, maka aku persiapkan bekal untuk pertemuan dengan Tuhanku.

===

Pesan Abu ad-Darda' tentang perbekalan akhirat:

1. Tunaikan haji demi (menghadapi) perkara2 agung.
2. Dirikanlah shalat 2 rakaat di tengah kegelapan malam demi (menghadapi) kesunyian alam kubur.
3. Puasalah pada hari yang amat panas demi (menghadapi) hari kebangkitan.

===

masalahnyaaa... bisa gak aku ngerjain semua itu??? *pingsan*
Ya Allah, kuatkan diriku yang dhoif ini...

Friday, November 16, 2007

Renungan Jumat

1.UTANG PIUTANG


Oleh Sigit Indriyono

(disadur dari http://eramuslim.com)

Kubuka kenangan masa lalu beberapa tahun berselang, yaitu suka-duka sebagai anak kos di kota Bandung. Gembira dirasakan saat kiriman uang dari orang tua telah sampai. Kebanyakan orangtua menggunakan sarana wesel pos atau transfer lewat bank untuk mengirim uang kepada anaknya. Kiriman uang baru bisa diterima beberapa hari setelah dilakukan pengiriman. Belum ada jaringan bank yang on line, ataupun wesel pos elektronik. Saat ini, dengan memanfaatkan teknologi informasi, kiriman uang bisa diterima dalam hitungan detik, dan pengambilannya bisa dilakukan setiap saat di ATM.

Keterlambatan kiriman uang dari orangtua akan menimbulkan masalah. Anggaran pengeluaran telah telah dibuat untuk memenuhi berbagai kewajiban sebagai mahasiswa. Tagihan uang kos dari induk semang terbayang di pelupuk mata. Belum lagi biaya hidup sehari-hari yang harus dikeluarkan. Untuk ongkos kendaraan umum dari tempat kos ke kampus pergi-pulang dan makan siang di kantin kampus. Belum lagi biaya untuk pembayaran uang praktikum. Atau untuk pembelian diktat dan buku teks kuliah. Kondisi demikian akan menyadarkan kita, sungguh besar pengorbanan orangtua mencari nafkah untuk keperluan keluarga. Sehingga, selayaknya bakti dan hormat kepada orangtua menjadi kewajiban yang harus dilaksanakan. ''Keridhaan Allah tergantung kepada keridhaan kedua orangtua dan murka Allah pun terletak pada murka kedua orangtua. '' (HR Hakim).

Kita butuh uang untuk pembayaran suatu keperluan yang penting dan sangat mendesak tetapi uang di tangan tidak mencukupi seperti kondisi di atas. Solusi yang bisa dilakukan adalah berutang kepada orang lain yang mempunyai kelebihan. Saling tolong menolong dalam bentuk perjanjian utang-piutang merupakan perwujudan hablum minannas. Utang-piutang harus dibuat secara tertulis sesuai perintah Allah SWT (QS Al-Baqarah[2]:282).

Aku terkenang saat masih duduk di bangku SMP di kota Malang. Pak Harno penjaga sekolah membuka warung di halaman sekolah. Macam-macam makanan dan minuman dijual di warungnya, dibantu oleh sang isteri. Mereka berdua dengan penuh keramahan melayani para siswa. Saat istirahat sekolah, warung yang rapi dan bersih itu ramai oleh para siswa, terlebih setelah pelajaran olahraga. Pak Harno tidak keberatan jika ada siswa yang berutang karena tidak membawa uang. Dicatatnya utang para siswa yang suka jajan di warungnya. Nama siswa, jumlah utangnya dan janji tanggal pelunasannya tertulis lengkap dan rapi dalam buku catatannya. Subhanallah, orang yang sangat sederhana itu telah melaksanakan perintah Allah dalam hal utang-piutang.

Fakta yang sering kita saksikan, masih banyak di antara kita yang belum bisa menjalankan amanat utang-piutang itu dengan benar, yakni membayar utang tepat waktu. Menunda pembayaran utang di saat kita lapang dan bisa membayarnya adalah hal yang tidak bisa dibenarkan. Melunasi utang sesuai kesepakatan yang telah dibuat merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan seseorang yang berutang. Jika tidak dilaksanakan, akan timbul konflik antara kedua belah pihak yang mengadakan utang-piutang.

Jika seseorang berutang mengalami kesulitan untuk melunasi utang sesuai perjanjian yang dibuat dan meminta penangguhan untuk pelunasannya, maka pihak yang memberi pinjaman utang harus dengan penuh kerelaan memenuhinya. Kesepakatan baru antara kedua pihak dibuat dengan berbagai pertimbangan untuk kebaikan bersama. Bahkan, menyedekahkan sebagian atau semua utang adalah hal yang mulia. “Dan jika (orang berutang itu) dalam kesukaran, maka berilah tangguh sampai dia berkelapangan. Dan menyedekahkan (sebagian atau semua utang) itu, lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui” (QS Al-Baqarah [2]:280)

Pada saat melayat pada keluarga yang ditinggal wafat oleh anggotanya, biasanya ada pemberitahuan agar yang mempunyai urusan utang-piutang dengan orang yang wafat agar menghubungi ahli waris. Sehingga, utang-piutang bisa diselesaikan bersama ahli waris. Sesuai syariat, jika seseorang wafat dan meninggalkan utang, maka ahli waris berkewajiban untuk melunasinya. ''Sesungguhnya ruh seorang mukmin ditangguhkan (dari hisabnya) sampai utangnya dibayar. '' (HR Tirmidzi).

====

2. Orang yang tidak melakukan shalat Subuh: Dijauhkan cahaya wajah yang bersinar

Tidak melakukan shalat Dhuhur: Tidak diberi berkah dalam rezekinya

Tidak melakukan shalat Ashar: Dijauhkan dari kesehatan / kekuatan

Tidak melakukan shalat Maghrib: Tidak diberi santunan oleh anak2nya

Tidak melakukan shalat Isya: Dijauhkan kedamaian dalam tidurnya.

====

3. Syukur Saat Sehat, Sabar Saat Sakit

Oleh Sigit Indriyono

Terdengar alarm tanda waktu pulang kerja. Aku segera merapikan tumpukan dokumen di meja kerja, mengunci laci meja dan mematikan komputer. Kemudian menuju mesin absensi yang selalu setia melakukan identifikasi sidik jari tangan saat masuk kerja dan pulang kerja. Sore itu, sebelum pulang ke rumah aku akan mampir ke sebuah rumah sakit untuk menjenguk seorang tetangga dekat rumah yang menjalani rawat inap. Beberapa menit sebelum jam kerja berakhir, aku sempat mengirim sms untuk isteriku, memberitahukan bahwa kepulanganku ke rumah agak terlambat karena menjenguk tetanggaku itu.

Allah SWT memerintahkan kita untuk berbuat baik kepada tetangga, sesuai firman-Nya: "Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri. " (QS An Nisaa' [4]: 36 ). Beberapa hadis Rasulullah SAW juga mengingatkan kita untuk menghormati tetangga, tidak menyakiti tetangga dan memenuhi hak tetangga. Salah satu hak tetangga yang harus dipenuhi adalah menjenguknya jika sakit.

Setiba di lobby ruang rawat inap yang sangat bersih dan nyaman, aku menanyakan lokasi ruang rawat inap tetanggaku kepada seorang petugas medis yang bertugas. Ia menjawab dengan ramah dan menunjukkan lokasi ruang rawat inap yang kumaksud. Rumah sakit yang bersih dan nyaman disertai keramah tamahan dokter, petugas medis, petugas kebersihan atau petugas lain merupakan harapan setiap pasien yang sedang berobat. Hal ini akan membantu proses penyembuhan penyakit atas izin-Nya.

“ Ada dua nikmat yang banyak orang lalai mensyukurinya yaitu nikmat sehat dan nikmat waktu” (HR Bukhari). Nikmat sehat merupakan karunia dari Allah SWT, dan sering dianggap sebagai suatu hal yang biasa saja, sehingga kita lalai untuk bersyukur kepada-Nya. Biasanya, kesadaran akan besarnya nikmat sehat baru timbul pada saat kita mengalami sakit. Pada saat terbaring sakit, betapa lemah dan tidak berdayanya kita. Dalam kondisi seperti, kita akan mengalami kesulitan untuk melakukan berbagai aktivitas dengan baik, termasuk melakukan ibadah wajib seperti sholat lima waktu. Namun, Allah SWT memberikan keringanan-keringanan saat kita mengalami sakit. Jika tidak bisa berdiri karena kondisi badan lemah ketika sakit, kita boleh sholat sambil duduk. Begitu juga dengan puasa wajib di bulan Ramadhan, jika sakit, kita diperbolehkan untuk tidak berpuasa. Dengan konsekuensi mengganti puasa pada hari yang lain. Allah SWT menghendaki kemudahan dan tidak menghendaki kesukaran bagi hamba-Nya dalam beribadah.

Allah berfirman: “ Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu “ (QS Al-Baqarah [2]: 168). Ayat di atas merupakan peringatan dari Allah SWT yang harus kita perhatikan. Makan makanan yang halal dan baik sesuai kebutuhan tubuh. Tidak berlebihan. Banyak penyakit yang diakibatkan oleh faktor makanan. Puasa wajib di bulan Ramadhan dan puasa sunnah yang dilakukan secara rutin akan memberi manfaat yang banyak terhadap kesehatan tubuh. Para ahli kesehatan telah melakukan penelitian terkait dengan puasa dan bisa membuktikannya secara ilmiah kedokteran.

Melakukan olahraga secara teratur adalah cara untuk menjaga kesehatan diri kita. Rasulullah SAW mencontohkan kepada kita beberapa jenis olahraga. Beliau sering melakukan beberapa jenis olahraga, yaitu berenang, lari, gulat, panahan, anggar dan pacuan kuda (HR Baihaqi, Hakim, Abu Dawud dan Bukhari). Jangan memaksakan diri kita untuk berolahraga di luar kemampuan. Bagaimanapun juga, tubuh memerlukan istirahat dengan tidur yang cukup dan teratur.

Di samping itu, memelihara kebersihan lingkungan merupakan amanah dan tanggung jawab yang harus kita laksanakan secara konsisten. Banyak penyakit yang ditimbulkan oleh lingkungan yang tidak kondusif ditinjau dari aspek kesehatan. Sampah yang tidak tertangani dengan baik, saluran air pembuangan yang tidak lancar mengalir, ventilasi dan pencahayaan matahari yang kurang dalam rumah merupakan contoh penyebab munculnya berbagai penyakit. Hewan peliharaan dan kandangnya juga memerlukan penanganan kebersihan secara rutin.

“Dan apabila aku sakit, Dia -lah yang menyembuhkan aku” (QS Asy Syu’araa’ [26]: 80). Jika Allah SWT memberikan ujian berupa sakit, ikhtiar harus dilakukan dengan berobat kepada yang ahli dalam bidang pengobatan melalui cara pengobatan yang sesuai dengan syariat. Tentu diisertai do’a mohon kesembuhan kepada-Nya. Kita harus bersabar dan menyadari bahwa sakit yang kita alami adalah kehendak-Nya.

Bisa jadi sakit yang dialami sebagai kafarat atau penghapus dosa dan kesalahan kita. ''Tidaklah menimpa seorang mukmin satu kepayahan pun, tidak pula sakit yang terus-menerus, tidak pula kecemasan, kesedihan, gangguan, dan tidak pula kesusahan sampai-sampai duri yang menusuknya, kecuali dengan semua itu Allah akan menghapuskan kesalahan-kesalahannya. '' (HR Bukhari dan Muslim).


Monday, November 12, 2007

Tujuh Kalimat

> > > > > > Sabda Rasulullah S.A.W > > > > > > >

" Barang siapa hafal tujuh kalimat, ia terpandang mulia di sisi Allah dan Malaikat serta diampuni dosa-dosanya walau sebanyak busa/buih laut "

1. Mengucap
Bismillah pada tiap-tiap hendak melakukan sesuatu.

2. Mengucap Alhamdulillah pada tiap-tiap selesai melakukan sesuatu.

3. Mengucap Astagfirullah jika lidah tersilap perkataan yang tidak patut

4. Mengucap Insya Allah jika merencanakan berbuat sesuatu di hari esok.

5. Mengucap Laa haula walaa quwwata illa biLlah jika menghadapi sesuatu tak disukai dan tak diingini.

6. Mengucap inna lillahi wa inna ilaihi raajiuun jika menghadapi dan menerima musibah.

7. Mengucap La ilaha illa Allah Muhammad Rasulullah sepanjang siang malam sehingga tak terpisah dari lidahnya dari tafsir hanafi, mudah-mudahan ingat, walau lambat-lambat mudah-mudahan selalu, walau sambil lalu mudah-mudahan jadi bisa, karena sudah biasa!

TANDA AKHIR KEHIDUPAN

Sekedar bahan renungan..dari milis. Semoga bermanfaat.


"Tanda 100 Hari Mau Meninggal”

Ini adalah tanda pertama dari Allah SWT kepada hambanya dan hanya akan disadari oleh mereka yang dikehendakinya.

Walau bagaimanapun semua orang Islam akan mendapat tanda ini cuma saja mereka sadar atau tidak.

Tanda ini akan berlaku lazimnya selepas waktu Ashar. Seluruh tubuh yaitu dari hujung rambut sehingga ke hujung kaki akan mengalami getaran atau seakan-akan mengigil. Contohnya seperti daging lembu yang baru saja disembelih dimana jika diperhatikan dengan teliti, kita akan mendapati daging tersebut seakan-akan bergetar.

Tanda ini rasanya lezat dan bagi mereka yang sadar dan berdetik di hati bahwa mungkin ini adalah tanda mati, maka getaran ini akan berhenti dan hilang setelah kita sadar akan kehadiran tanda ini.

Bagi mereka yang tidak diberi kesadaran atau mereka yang hanyut dengan kenikmatan tanpa memikirkan soal kematian, tanda ini akan lenyap begitu saja tanpa terasa manfaatnya.

Bagi yang sadar dengan kehadiran tanda ini maka ini adalah peluang terbaik untuk memanfaatkan masa yang ada untuk mempersiapkan diri dengan amalan dan urusan yang akan dibawa atau ditinggalkan sesudah mati.

"Tanda 40 hari sebelum hari mati"
Tanda ini juga akan berlaku sesudah waktu Ashar. Bagian pusat kita akan berdenyut- denyut. Pada ketika ini daun yang tertulis nama kita akan gugur dari pokok yang letaknya di atas Arash Allah SWT.

Maka malaikat maut akan mengambil daun tersebut dan mulai membuat persediaannya ke atas kita, antaranya ialah ia akan mula mengikuti kita sepanjang masa. Akan terjadi malaikat maut ini akan memperlihatkan wajahnya sekilas lalu dan jika ini terjadi, mereka yang terpilih ini akan merasakan seakan-akan bingung seketika.

Adapun malaikat maut ini wujudnya cuma seorang tetapi kuasanya untuk mencabut nyawa adalah bersamaan dengan jumlah nyawa yang akan dicabutnya.

"Tanda 7 hari"
Adapun tanda ini akan diberikan hanya kepada mereka yang diuji dengan musibah kesakitan di mana orang sakit yang tidak makan, secara tiba-tiba ia berselera untuk makan.

"Tanda 3 hari"
Pada ketika ini akan terasa denyutan di bagian tengah dahi kita iaitu diantara dahi kanan dan kiri. Jika tanda ini dapat terlihat, maka berpuasalah kita selepas itu supaya perut kita tidak mengandungi banyak najis dan ini akan memudahkan urusan orang yang akan memandikan kita nanti. Ketika ini juga mata hitam kita tidak akan bersinar lagi dan bagi orang yang sakit hidungnya akan perlahan-lahan jatuh dan ini dapat terlihat jika kita melihatnya dari bahagian sisi. Telinganya akan layu dimana bagian ujungnya akan beransur-ansur masuk ke dalam. Telapak kakinya yang terlunjur akan perlahan- lahan jatuh ke depan dan sukar ditegakkan.

"Tanda 1 hari"
Akan berlaku sesudah waktu Ashar di mana kita akan merasakan satu denyutan di sebelah belakang yaitu di kawasan ubun-ubun di mana ini menandakan kita tidak akan sempat untuk menemui waktu Ashar keesokan harinya.

"Tanda akhir"
Akan terjadi keadaan di mana kita akan merasakan sejuk di bagian pusat dan rasa itu akan turun ke pinggang dan seterusnya akan naik ke bagian halkum (apa ya bahasa Indonesianya?-an-). Ketika ini hendaklah kita terus mengucap kalimah Syahadah dan berdiam diri dan menantikan kedatangan malaikat maut untuk menjemput kita kembali kepada Allah SWT yang telah menghidupkan kita dan sekarang akan mematikan pula.

"Bekerjalah engkau seolah2 akan hidup seratus tahun lagi. Beribadahlah seolah engkau akan mati esok."

Monday, October 29, 2007

Berjuang dengan Cinta

Aku berhenti menangis
Aku tak lagi ada rasa
Aku lelah berduka
Hanya sesak di hati

Mungkin aku egois
Mungkin aku skeptis
Mungkin aku buta

Tak peduli apa
Tak peduli siapa
Tak peduli mengapa

Aku hanya akan tetap begini....
Apa adanya
Berjuang sendiri
Berjuang sampai akhir

Tanpa teman....
Hanya sendiri...
Demi cintaku pada Allah
Aku rela mengemis cintaNya

Friday, October 19, 2007

Doa Untuk Orang Tua

Ya Allah,
Rendahkanlah suaraku bagi mereka,
Perindahlah ucapanku di depan mereka.
Lunakkanlah watakku terhadap mereka dan
Lembutkanlah hatiku untuk mereka.
Ya Allah,
Berilah mereka balasan yang sebaik-baiknya
Atas didikan mereka padaku dan pahala yang besar
Atas kesayangan yang mereka limpahkan padaku,
Peliharalah mereka
Sebagaimana mereka memeliharaku.
Ya Allah,
Apa saja gangguan yang telah mereka rasakan,
atau kesusahan yang mereka derita karena aku,
atau hilangnya sesuatu hak mereka karena perbuatanku,
jadikanlah itu semua penyebab rontoknya dosa-dosa mereka,
Meningginya kedudukan mereka dan
Bertambahnya pahala kebaikan mereka
dengan perkenan-Mu, ya Allah
sebab hanya Engkaulah
yang berhak membalas kejahatan dengan kebaikan berlipat ganda
Ya Allah,
Bila maghfirah-Mu telah mencapai mereka sebelumku,
Izinkanlah mereka memberi syafa'at untukku.
tetapi jika maghfirah-Mu lebih dahulu mencapai diriku,
Maka izinkanlah aku memberi syafa'at untuk mereka,
sehingga kami semua berkumpul
Bersama dengan santunan-Mu
di tempat kediaman yang dinaungi kemuliaan-Mu,
ampunan-Mu serta rahmat-Mu.
Sesungguhnya Engkaulah
yang memiliki Karunia Maha Agung,
serta anugerah yang tak pernah berakhir dan
Engkaulah yang Maha Pengasih diantara semua pengasih


diambil dari blognya mbak Evie ( www.eucalyptusstories.blogspot.com ). Syukron wa afwan

Teriring rasa kangen untuk almarhum bapak dan almarhumah mama.
Ya Allah ampunilah dosa-dosa kedua orang tuaku, sayangilah mereka sebagaimana mereka mengasihiku di waktu aku kecil, Ya Allah terangilah kubur mereka, lapangkanlah kubur mereka, Ya Allah jadikanlah alam barzah sebagai taman surga bagi mereka. Amin, Amin ya Robbal Alamin

Friday, October 05, 2007

Idul Fitri

Setelah sebulan berjuang (apapun arti berjuang itu)...

Saat wajah dan hati ini menunduk... Merenungi langkah yang telah membekas di belakangku. Penuh noda dan kotor. Apa iya aku bisa berhasil melewati Ramadhan kali ini dengan sukses?

Ya Allah, apakah Engkau berkenan mengampuni? Tak sekedar memaafkan?

Dengan segala cintaMu, aku ingin sekali berubah. Hanya dengan cintaMu...

Aku percaya, Idul fitri yang akan menjelang sesaat lagi... Akan bisa kulalui dengan senyum untuk berbisik, "Terima kasih, Cinta!"

Monday, August 29, 2005

Allah, Maafkan Aku

Aku khilaf
Aku lalai
Jadi...Maafkan aku.....

Depok yang terik, Aug 29,05